BREBES, JatengSatu.TOP – Di tengah hiruk pikuk aktivitas di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Brebes, seorang perempuan bernama Kusmiah mendadak menjadi penyelamat uang senilai Rp3,6 miliar. Hanya dengan modal keberanian dan kepedulian, janda yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga parkir itu berhasil menggagalkan aksi pencurian yang berpotensi menimbulkan kerugian besar.
Peristiwa itu terjadi saat Kusmiah sedang menjalani aktivitas seperti biasa. Tidak ada yang menyangka hari tersebut akan menjadi momen yang mengubah hidupnya.
Saat berada di lokasi, Kusmiah melihat adanya gerak-gerik mencurigakan di sekitar kendaraan yang membawa uang dalam jumlah besar.
Awalnya ia hanya memperhatikan situasi tersebut dari kejauhan. Namun semakin lama, kecurigaannya semakin kuat.
Instingnya mengatakan ada sesuatu yang tidak beres sedang terjadi.
Di tengah situasi itu, Kusmiah dihadapkan pada dua pilihan, diam atau bertindak.
Perempuan asal Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang itu akhirnya memilih bertindak.
Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, ia langsung berteriak meminta bantuan warga.
Teriakan tersebut memecah suasana dan langsung mengundang perhatian masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Warga yang mendengar teriakan Kusmiah mulai berdatangan.
Beberapa orang mendekat untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Dalam waktu singkat, lokasi yang semula biasa saja berubah menjadi ramai.
Kondisi tersebut membuat para pelaku kehilangan momentum untuk melancarkan aksi mereka.
Rencana pencurian yang diduga sudah disiapkan akhirnya berantakan.
Pelaku gagal membawa kabur uang yang menjadi target.
Berkat keberanian Kusmiah, uang senilai Rp3,6 miliar berhasil diselamatkan.
Aksi spontan itulah yang kemudian membuat nama Kusmiah dikenal luas masyarakat Brebes.
Padahal di balik keberaniannya, Kusmiah merupakan sosok yang hidup sederhana.
Sebagai seorang janda, ia harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Setiap hari ia bekerja sebagai penjaga parkir sekaligus penjual minuman di Kota Brebes.
Perjalanan menuju tempat kerja pun tidak mudah.
Ia harus menempuh jarak sekitar 12 kilometer dari rumahnya di Desa Bojong.
Bahkan, sebelum mendapatkan kendaraan menuju kota, ia harus berjalan kaki terlebih dahulu menuju jalan raya.
Meski hidup dalam keterbatasan, Kusmiah dikenal sebagai pribadi yang jujur dan penuh rasa syukur.
Karakter itulah yang membuatnya tidak tinggal diam ketika melihat adanya dugaan tindak kriminal.
Keberanian Kusmiah akhirnya mendapat perhatian dari jajaran Polres Brebes.
Kamis (18/6/2026), Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah bersama Wakapolres Kompol Ryke Rahmadhila dan Kapolsek Jatibarang mendatangi rumah Kusmiah di Desa Bojong.
Kedatangan mereka merupakan bentuk penghargaan atas aksi heroik yang telah dilakukan Kusmiah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan tali asih.
Selain itu, Polres Brebes juga menyiapkan penghargaan khusus yang akan diberikan pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 mendatang.
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan tindakan Kusmiah merupakan contoh nyata kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan.
“Beliau adalah sosok sederhana yang memiliki hati besar. Keberanian, kejujuran, dan kepeduliannya patut menjadi teladan bagi kita semua. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk penghargaan dan rasa hormat atas kontribusi beliau dalam membantu menjaga keamanan masyarakat. Kami juga akan memberikan penghargaan pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk apresiasi atas tindakan mulia yang telah beliau lakukan,” ujar AKBP Lilik Ardhiansyah.
Wakapolres Brebes Kompol Ryke Rahmadhila juga memberikan apresiasi kepada Kusmiah.
“Kami melihat ketulusan yang luar biasa dari Ibu Kusmiah. Beliau tidak hanya berani, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Semoga keteladanan beliau dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan keberanian dalam membantu menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kompol Ryke Rahmadhila.
Saat menerima kunjungan tersebut, Kusmiah tampak haru. Perempuan yang selama ini bekerja keras untuk keluarganya itu tidak menyangka akan mendapat perhatian langsung dari pimpinan Polres Brebes.
Kisah Kusmiah menjadi bukti bahwa keberanian tidak mengenal status sosial maupun kondisi ekonomi.
Teriakan yang hanya berlangsung beberapa detik itu berhasil menyelamatkan uang Rp3,6 miliar dan menggagalkan aksi kejahatan yang bisa merugikan banyak pihak.
Dari pinggir jalan di Brebes, Kusmiah menunjukkan bahwa kepedulian seorang warga biasa dapat menghasilkan dampak yang luar biasa bagi keamanan masyarakat.



