TMMD Purworejo Wujudkan Musala yang Lebih Layak, Satgas dan Warga Kebut Pengerjaan
PURWOREJO, JatengSatu.TOP – Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo terus mempercepat rehabilitasi musala di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Pembangunan sarana ibadah itu menjadi salah satu prioritas agar masyarakat segera memiliki tempat yang lebih layak dan nyaman untuk beribadah, Rabu (29/7/2026).
Sejak dimulainya program TMMD, personel Satgas bersama warga bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan rehabilitasi. Kebersamaan yang terbangun selama proses pekerjaan menjadi cerminan kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi desa.
Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, mengatakan rehabilitasi musala merupakan bagian dari komitmen TMMD Reguler ke-129 untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik yang langsung dimanfaatkan masyarakat.
“Kami terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar proses perbaikan musala dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD Reguler ke-129. Kami berharap musala ini nantinya dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Desa Watuduwur,” katanya.
Menurut Eko, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.
Hal senada disampaikan warga Desa Watuduwur, Herman Susilo. Ia mengaku bersyukur karena musala yang selama ini digunakan masyarakat kini mendapat perbaikan melalui program TMMD.
“Melalui Program TMMD Reguler ke-129, Satgas TMMD tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Rehabilitasi musala di Desa Watuduwur melengkapi berbagai sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo. Kehadiran fasilitas ibadah yang lebih representatif diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga dalam beribadah sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.



