Alat Musik Gereja Digasak, Dijual Murah di Media Sosial

Alat Musik Gereja Digasak, Dijual Murah di Media Sosial (Foto: Ist)

 

SEMARANG, JatengSatu.TOP – Sejumlah gereja di Boyolali dan Kabupaten Semarang menjadi sasaran pencurian yang dilakukan seorang pria berinisial BU (38). Tidak hanya mengambil barang berharga, pelaku juga menjual hasil curiannya melalui media sosial dengan harga murah.

Kasus Alat Musik Gereja Digasak tersebut menjadi salah satu perkara menonjol yang berhasil diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah dalam operasi pemberantasan kejahatan 3C sepanjang Mei 2026.

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol M. Anwar Nasir menjelaskan bahwa pelaku menyasar gereja-gereja yang berada di kawasan pedesaan dan relatif sepi pada malam hari.

Untuk masuk ke dalam bangunan, pelaku membobol pintu maupun jendela gereja.

Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil berbagai peralatan yang digunakan dalam kegiatan ibadah, mulai dari alat musik hingga perangkat audio.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa barang hasil curian tidak hanya digunakan sendiri, tetapi dijual kembali melalui media sosial.

“Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa sebagian barang hasil curian dijual pelaku melalui media sosial dengan harga murah. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses pengungkapan kasus,” ungkap Kombes Pol M. Anwar Nasir.

Polisi mencatat sedikitnya lima gereja menjadi korban aksi pelaku.

“Tercatat lima gereja di wilayah Boyolali dan Kabupaten Semarang menjadi sasaran pelaku dengan total kerugian mencapai ratusan juta,” jelasnya.

Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menikmati hasil kejahatan tersebut.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap transaksi barang bekas dengan harga yang tidak masuk akal.

“Kami juga meminta masyarakat lebih waspada terhadap transaksi barang murah yang diduga berasal dari tindak kejahatan,” ujarnya.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *