JAKARTA, JatengSatu.TOP – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat menyusul terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun YouTube @PTPLNPersero, Darmawan bahkan dua kali mengucapkan permohonan maaf atas gangguan pasokan listrik tersebut.
Pada awal pernyataannya, Darmawan mengakui pemadaman bergilir telah menimbulkan kesulitan bagi masyarakat.
“Pertama-tama, kami atas nama PT PLN Persero ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini,” kata Darmawan.
Menurutnya, PLN saat ini tengah berupaya mempercepat pemulihan sistem kelistrikan dengan memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit tetap tersedia.
PLN mendapatkan dukungan dari pemerintah, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam penyediaan medium rank coal atau batubara dengan kandungan kalori menengah yang dibutuhkan sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa.
Darmawan menyampaikan apresiasi kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara yang ikut membantu percepatan penyaluran pasokan energi tersebut.
Selain itu, PLN juga mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan para pemasok batubara yang telah mendapat penugasan dari pemerintah.
“Proses penyaluran medium rank coal mulai mengalir pada PLTU di Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun PLTU milik mitra kami atau Independent Power Producer,” ujarnya.
Namun di tengah upaya pemulihan tersebut, PLN menghadapi persoalan lain yang turut memengaruhi pasokan listrik.
Darmawan mengungkapkan terdapat dua pembangkit besar milik perusahaan pembangkit swasta atau Independent Power Producer (IPP) yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa.
Gangguan pada dua pembangkit tersebut membuat PLN harus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga pasokan listrik tetap tersedia bagi pelanggan.
“Untuk itu kami mengerahkan tim PLN bersama-sama dengan tim mitra kami agar perbaikan dua PLTU besar ini bisa berjalan dengan cepat,” katanya.
Menjelang akhir pernyataannya, Darmawan kembali menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya atas adanya gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa,” ujarnya.
Dengan demikian, dalam satu pernyataan resmi tersebut Darmawan Prasodjo tercatat dua kali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Ia menegaskan seluruh jajaran PLN saat ini bekerja penuh siang dan malam untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan dan memastikan pasokan listrik kembali normal.
“Kami bekerja all out siang dan malam agar semua gangguan ini bisa segera terselesaikan,” kata Darmawan.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya PLN mempercepat pemulihan pasokan energi primer dan perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan agar pemadaman bergilir di Pulau Jawa dapat segera berakhir.



