20 Tahun Menanti, Warga Kudus Kini Punya Jembatan Permanen di Atas Sungai Loguk

 

Jembatan Permanen Cor Beton Jawab Penantian 20 Tahun Warga Kudus

KUDUS, JatengSatu.TOP – Penantian panjang warga Dukuh Kedungmojo, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, selama lebih dari dua dekade akhirnya terjawab. Jembatan permanen cor beton kini berdiri di atas Sungai Loguk dan menjadi akses penghubung baru menuju Desa Klaling.

Jembatan Garuda Merah Putih tersebut resmi digunakan setelah diresmikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., Rabu (2/9/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan dihadiri Bupati Kudus Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., jajaran Forkopimda, pejabat Kodam IV/Diponegoro serta masyarakat.

Bagi warga Kedungmojo, keberadaan jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Selama puluhan tahun, mereka menantikan akses penghubung yang lebih mudah dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Jembatan yang berada di RT 03/RW 06 Dukuh Kedungmojo itu kini membuka konektivitas antara Desa Tanjungrejo dan Desa Klaling. Mobilitas warga menuju permukiman, lahan pertanian maupun fasilitas umum diharapkan menjadi jauh lebih mudah.

Akses permanen tersebut juga menjadi kabar baik bagi warga yang menggantungkan aktivitas ekonominya dari sektor pertanian. Jalur yang lebih mudah dapat memperlancar mobilitas kendaraan sekaligus distribusi hasil pertanian.

Dengan demikian, manfaat jembatan tidak hanya dirasakan untuk perjalanan warga, tetapi juga berpotensi mendukung perputaran ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.

Jembatan Permanen untuk Keselamatan Pelajar

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih juga memiliki arti penting bagi akses pendidikan masyarakat.

Di sejumlah wilayah, masih terdapat anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai untuk menuju sekolah. Kondisi tersebut menjadi semakin berisiko ketika debit air meningkat dan arus sungai menjadi deras.

Dengan adanya jembatan permanen, akses menuju sekolah diharapkan menjadi lebih aman bagi para pelajar.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

TNI Angkatan Darat melalui Kodam, Korem dan Kodim turut mendukung program tersebut dengan memprioritaskan pembangunan jembatan di wilayah yang benar-benar membutuhkan dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Hingga saat ini, Kodam IV/Diponegoro bersama jajarannya telah menyelesaikan pembangunan 311 jembatan di berbagai wilayah.

Program tersebut masih akan dilanjutkan dengan target sedikitnya 100 jembatan tambahan di wilayah Jawa Tengah.

Penentuan lokasi pembangunan jembatan berikutnya akan mempertimbangkan usulan masyarakat serta skala prioritas. Salah satunya wilayah yang belum memiliki akses penghubung antardesa dan memiliki kebutuhan mendesak.

Selain itu, jumlah penerima manfaat juga menjadi pertimbangan agar pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pangdam juga mengajak warga untuk menjaga dan merawat Jembatan Garuda Merah Putih. Infrastruktur yang telah dibangun dengan tujuan memberikan manfaat jangka panjang tersebut diharapkan dapat terus digunakan dan dirawat bersama.

Bupati Kudus Apresiasi Dukungan TNI

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi dukungan TNI dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kudus.

Menurutnya, jembatan tersebut memiliki fungsi strategis karena tidak hanya menghubungkan dua wilayah secara fisik, tetapi juga mendukung aktivitas harian masyarakat, akses pendidikan hingga kegiatan ekonomi.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Masyarakat Desa Tanjungrejo pun diharapkan dapat memanfaatkan jembatan tersebut secara optimal sekaligus ikut menjaga kondisinya.

Usai peresmian, Pangdam IV/Diponegoro bersama rombongan meninjau langsung konstruksi Jembatan Garuda Merah Putih. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi jembatan sekaligus memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kedatangan Pangdam mendapat sambutan dari warga dan pelajar yang turut menyaksikan peresmian jembatan.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam juga menyerahkan bingkisan kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., para Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Kabalakdam IV/Diponegoro, Danrem 073/Makutarama, Forkopimda Kabupaten Kudus, pimpinan OPD Kabupaten Kudus, unsur TNI-Polri, perangkat Kecamatan Jekulo dan Desa Tanjungrejo, mahasiswa, pelajar serta masyarakat setempat.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *