Kobaran Api Ludeskan Rumah di Suruh Semarang, Rohmat Ditemukan Tak Bernyawa

Kebakaran Hebat di Suruh Semarang, Pemilik Rumah Ditemukan Tewas

SEMARANG, SemarangSatu.com – Kebakaran hebat melanda rumah warga di Dusun Boro Miri, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Muhammad Rohmat (45), pemilik rumah, ditemukan meninggal dunia setelah bangunan tempat tinggalnya dilalap api.

Api membesar dengan cepat hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah. Kobaran api dan asap tebal terlihat dari kejauhan, membuat warga berdatangan dan berupaya memberikan pertolongan.

Warga sempat mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api sudah telanjur membesar sehingga sulit dikendalikan. Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Saat proses penanganan berlangsung, petugas menemukan Rohmat di dalam rumah dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Camat Suruh Vega Lazuardi mengatakan korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut. Istri dan anak Rohmat diketahui tinggal terpisah di Desa Reksosari, Kecamatan Suruh.

“Beliau tinggal sendiri di rumah itu. Keluarga inti ada di Reksosari,” ujar Vega.

Kebakaran tersebut juga mengakibatkan seluruh bangunan rumah dan sejumlah barang di dalamnya hangus terbakar. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.

Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Pemerintah Kecamatan Suruh meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri sebelum pemeriksaan petugas selesai.

“Saat ini tim Inafis Polres Semarang juga dalam perjalanan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui,” kata Vega.

Tim Inafis Polres Semarang diterjunkan untuk melakukan identifikasi korban dan pemeriksaan di lokasi kejadian. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Proses pemadaman dan pendinginan dilakukan tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Semarang, yakni Pos Tengaran dan Pos Getasan, dengan bantuan tim dari Kabupaten Boyolali.

Vega mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang bagi petugas selama proses pemadaman, pendinginan, serta pemeriksaan berlangsung.

“Kami minta masyarakat tenang dan tidak menduga-duga. Petugas masih bekerja baik saat pemadaman, pendinginan maupun penyelidikan,” imbaunya.

Peristiwa tersebut menyisakan duka bagi keluarga dan warga Desa Kedungringin. Rumah yang menjadi tempat tinggal Rohmat habis terbakar, sementara korban meninggal dunia dalam kebakaran yang penyebabnya masih dalam pemeriksaan petugas.

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *