Kabupaten Semarang Tak Mau Cuma Jadi Tuan Rumah, 30 Emas Dibidik di Porprov Jateng 2026
SEMARANG, JatengSatu.TOP – Kabupaten Semarang tak ingin hanya sukses menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Di hadapan tugas menggelar pertandingan 10 cabang olahraga, KONI Kabupaten Semarang sekaligus memasang target prestasi tinggi: 30 medali emas dan menembus delapan besar klasemen.
Porprov Jateng 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25-31 Oktober 2026. Kabupaten Semarang mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah untuk 10 cabang olahraga, sehingga persiapan harus dilakukan dari dua sisi sekaligus, yakni kekuatan kontingen dan kesiapan penyelenggaraan.
Ketua KONI Kabupaten Semarang Dody Prasetyo mengatakan persiapan atlet terus digenjot melalui berbagai program. Mulai dari tes fisik, program PJP, try out hingga training camp (TC) dilakukan untuk meningkatkan kesiapan kontingen.
“Selain persiapan untuk atlet, kami juga akan menjadi tuan rumah 10 cabang olahraga,” ujar Dody.
Sepuluh cabang olahraga yang akan digelar di Kabupaten Semarang yakni arung jeram, voli pasir, voli indoor, dayung, tenis meja, biliar, grasstrack, paralayang, gantole dan karate.
Program latihan para atlet juga dipantau secara berkala. Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan sekaligus mengevaluasi kesiapan atlet menjelang pertandingan.
“Secara berkala juga dilakukan monitoring kegiatan latihan atlet persiapan Porprov 2026,” katanya.
Persiapan sebagai tuan rumah juga terus dilakukan. KONI Kabupaten Semarang berkoordinasi dengan cabang olahraga yang akan menggelar pertandingan untuk memastikan kesiapan atlet dan venue. Koordinasi juga dilakukan dengan Sub PB untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Porprov.
Pembenahan sejumlah sarana dan prasarana pendukung venue turut dilakukan. Infrastruktur seperti jalan, penginapan dan fasilitas lainnya disiapkan agar para peserta dan kontingen yang datang ke Kabupaten Semarang dapat mengikuti Porprov dengan nyaman.
“Juga dilakukan perbaikan dan melengkapi prasarana penunjang venue, seperti jalan, penginapan, dan fasilitas lain. Sejauh ini kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan kontingen maupun venue,” ungkap Dody.
Incar Lonjakan dari 22 Menjadi 30 Emas
Target 30 medali emas menjadi tantangan besar bagi kontingen Kabupaten Semarang. Pada Porprov Jateng 2023, Kabupaten Semarang mengoleksi 22 emas dan berada di peringkat ke-11.
Kini target dinaikkan menjadi 30 emas sekaligus masuk delapan besar.
“Untuk Porprov tahun ini target kita 30 medali emas dan masuk peringkat delapan besar. Pada Porprov 2023, kontingen Kabupaten Semarang mendapat 22 medali emas dan berada di peringkat 11,” jelas Dody.
Dengan target tersebut, Kabupaten Semarang harus menambah delapan medali emas dibandingkan capaian Porprov 2023 untuk mencapai target yang ditetapkan.
Untuk mendukung persiapan kontingen dan penyelenggaraan sebagai tuan rumah, anggaran yang disiapkan mencapai Rp5 miliar.
Dody berharap kondisi keuangan daerah tidak mengurangi perhatian terhadap atlet yang berhasil meraih prestasi. Apresiasi bagi peraih medali emas, perak maupun perunggu diharapkan tetap diberikan.
“Dalam situasi keuangan daerah seperti saat ini kami berharap apresiasi untuk atlet berprestasi yang mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu tetap ada,” paparnya.
Pengalaman Pertama Jadi Tuan Rumah Multi-Event
Porprov Jateng 2026 juga menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Semarang. Untuk pertama kalinya, daerah tersebut dipercaya menjadi tuan rumah multi-event olahraga.
Dody mengakui status tuan rumah membawa tanggung jawab besar. Selain memastikan pertandingan berjalan lancar, aman dan sukses, Kabupaten Semarang harus menyesuaikan berbagai sarana dan prasarana dengan standar penyelenggaraan Porprov.
“Banyak tantangannya, di antaranya mengorganisir kegiatan agar pelaksanaan Porprov sukses, lancar dan aman,” ujarnya.
Namun, berbagai tantangan tersebut justru dianggap sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan Kabupaten Semarang. Status tuan rumah diharapkan menjadi energi tambahan bagi daerah untuk meraih prestasi sekaligus menyukseskan penyelenggaraan.
“Namun semua tantangan tersebut tidak menjadi beban, sebaliknya menjadi kekuatan bagi Kabupaten Semarang. Ini adalah kebanggaan sebagai warga Kabupaten Semarang. Kami berharap bisa sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi,” pungkas Dody.



