Sebelum Bangun Desa, Satgas TMMD Pilih Duduk dan Mengobrol dengan Emak-Emak, Ada Tujuannya
PURWOREJO, JatengSatu.TOP– Pagi itu suasana di Gedung Serba Guna Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, belum terlalu ramai. Sebelum penyuluhan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo dimulai, sejumlah anggota Satgas tidak langsung bersiap menyampaikan materi. Mereka justru memilih duduk bersama warga, termasuk para ibu rumah tangga yang datang lebih awal.
Obrolan berlangsung santai. Sesekali terdengar tawa, sementara anak-anak bermain di sekitar lokasi. Momen sederhana itu menjadi bagian dari komunikasi sosial (Komsos) yang rutin dilakukan Satgas TMMD setiap berada di tengah masyarakat.
Bagi Satgas TMMD, membangun kedekatan dengan warga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan program. Sebab, keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh cepatnya pembangunan fisik, tetapi juga oleh tumbuhnya kepercayaan dan partisipasi masyarakat.
Di Desa Watuduwur, TMMD Reguler ke-129 tengah mengerjakan sejumlah sasaran fisik, mulai dari pembangunan jalan rabat beton, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga talud. Selain itu, berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan juga digelar untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat.
Sertu Supriyanto mengatakan, komunikasi sosial menjadi sarana bagi Satgas TMMD untuk menjalin silaturahmi sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Kegiatan Komsos ini menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan semakin dekat dengan anggota Satgas TMMD. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan terjalin kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun desa,” ujar Sertu Supriyanto.
Menurutnya, melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, masyarakat akan lebih memahami tujuan program TMMD serta terdorong untuk ikut berpartisipasi dalam setiap tahapan pembangunan yang sedang berlangsung di desanya.
Kedekatan seperti inilah yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD. Di sela pembangunan infrastruktur, Satgas juga membangun hubungan emosional dengan warga. Dari obrolan ringan bersama emak-emak, lahir rasa saling percaya yang menjadi modal penting untuk menyukseskan program pembangunan di Desa Watuduwur.



