Sebelum Jadi Penghambat, Kendala TMMD 129 di Watuduwur Dibahas Danramil dan Kades
PURWOREJO, JatengSatu.TOP – Jangan menunggu masalah membesar. Prinsip itu yang dijalankan Danramil 10 Bruno Kapten Inf Eko Setiawan bersama Kepala Desa Watuduwur di tengah pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo.
Keduanya terus berkomunikasi untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi menghambat pelaksanaan TMMD di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.
Langkah tersebut dilakukan agar setiap kendala yang muncul di lapangan bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti. Dengan begitu, persoalan tidak berlarut hingga mengganggu pekerjaan maupun target pembangunan yang sudah direncanakan.
Kapten Inf Eko Setiawan mengatakan komunikasi antara TNI dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran program TMMD. Pemerintah desa juga memiliki peran strategis karena pelaksanaan pembangunan bersentuhan langsung dengan wilayah dan masyarakat.
“Koordinasi yang baik sangat penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD. Apabila terdapat kendala di lapangan, kami bersama pemerintah desa dapat segera mengambil langkah yang tepat sehingga program yang sedang berjalan dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan,” ungkap Eko, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, sinergi antara Koramil 10 Bruno dan Pemerintah Desa Watuduwur membuat persoalan di lapangan dapat lebih cepat dibahas. Langkah penyelesaian pun bisa segera ditentukan sebelum kendala tersebut berdampak lebih jauh terhadap pelaksanaan TMMD.
Koordinasi juga menjadi penghubung antara Satgas TMMD dengan pemerintah desa selaku pihak yang memahami kondisi wilayah dan masyarakat. Komunikasi yang terjaga membantu berbagai kebutuhan selama pelaksanaan program dapat ditindaklanjuti secara tepat.
Bagi Eko, keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh pekerjaan fisik yang dilakukan Satgas. Dukungan dan komunikasi dengan pemerintah desa juga menjadi bagian penting agar seluruh sasaran dapat berjalan sesuai rencana.
Karena itu, ia berharap hubungan harmonis antara TNI dan Pemerintah Desa Watuduwur tetap terjaga setelah TMMD Reguler ke-129 selesai. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus digunakan dalam berbagai kegiatan pembangunan demi kepentingan masyarakat.
Pelaksanaan TMMD di Watuduwur pun bukan hanya soal bagaimana pembangunan dikerjakan, tetapi juga bagaimana berbagai pihak memastikan tidak ada persoalan yang menghambat prosesnya.
Dari lapangan, setiap perkembangan terus dikomunikasikan. Jika ada kendala, segera dibahas. Jika membutuhkan tindak lanjut, langkah penyelesaian diupayakan bersama.
Pola kerja tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga TMMD Reguler ke-129 tetap berjalan sesuai target. Pada akhirnya, seluruh pembangunan yang dikerjakan di Desa Watuduwur diharapkan selesai dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.



