Berpacu dengan Waktu, Satgas TMMD 129 Targetkan Rumah Ngaliman Rampung Sebulan

 

Hari ke-14 TMMD 129, Rumah Ngaliman Dikebut hingga Tahap Pemlesteran

PURWOREJO, JatengSatu.TOP – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ngaliman di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, terus dikebut. Memasuki hari ke-14 TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Satgas TMMD mulai mengerjakan pemlesteran dinding bagian dalam ruang tamu.

Senin (27/7/2026), anggota Satgas bersama warga terlihat fokus merapikan permukaan dinding ruang tamu. Pekerjaan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mengubah rumah Ngaliman menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman.

Satgas TMMD tidak ingin waktu terbuang. Sejak pembangunan dimulai, setiap tahapan dikerjakan secara bertahap dan terukur dengan target rumah Ngaliman dapat rampung 100 persen dalam satu bulan pelaksanaan TMMD.

Artinya, pekerjaan masih harus terus dikebut. Setelah pemlesteran dinding, masih ada sejumlah bagian rumah yang harus diselesaikan sebelum bangunan benar-benar siap ditempati.

Serma Basuki mengatakan progres pembangunan hingga saat ini berjalan sesuai harapan. Satgas optimistis target penyelesaian dapat tercapai.

“Saat ini kami fokus pada pekerjaan pemlesteran dinding bagian dalam ruang tamu. Progres pembangunan terus berjalan dengan baik dan kami optimistis rumah milik Bapak Ngaliman dapat selesai tepat waktu sehingga segera dapat ditempati dengan nyaman,” ujarnya.

Kejar target bukan berarti mengabaikan kualitas. Pemlesteran dilakukan dengan teliti agar dinding rumah menjadi lebih rapi dan kokoh. Setiap pekerjaan diselesaikan sesuai tahapan supaya hasil akhirnya dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pengerjaan juga mendapat dukungan warga Watuduwur. Masyarakat ikut bergotong royong membantu anggota Satgas di lapangan sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat.

Bagi Satgas TMMD, tenaga warga menjadi kekuatan tambahan untuk menyelesaikan sasaran fisik tersebut. Sementara bagi masyarakat, gotong royong menjadi cara untuk ikut memastikan rumah Ngaliman segera bisa ditempati dalam kondisi lebih baik.

Rumah yang dikerjakan sedikit demi sedikit itu kini mulai menunjukkan perubahan. Dinding ruang tamu yang memasuki tahap pemlesteran menjadi salah satu tanda progres pembangunan terus bergerak.

Namun, perjalanan belum selesai. Target satu bulan membuat Satgas dan warga harus menjaga ritme pekerjaan hingga seluruh bagian rumah rampung.

Serma Basuki menegaskan semangat gotong royong masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan RTLH. Kekompakan TNI dan warga sekaligus membuat pelaksanaan TMMD di Watuduwur semakin terasa sebagai pekerjaan bersama.

Bagi Ngaliman, setiap tahap pembangunan membawa harapan baru. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini perlahan berubah menjadi hunian yang diharapkan lebih aman, nyaman, dan layak ditempati.

Memasuki hari ke-14, Satgas TMMD masih berpacu dengan waktu. Targetnya bukan sekadar pembangunan berjalan, tetapi rumah Ngaliman harus benar-benar selesai 100 persen dalam satu bulan.

Jika target itu tercapai, hasil kerja selama TMMD akan menjadi perubahan nyata bagi Ngaliman dan keluarganya. Dari dinding yang kini mulai diplester, rumah tersebut selangkah lebih dekat menuju hunian yang layak.

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *