Cuaca Semarang Hari Ini 2 Oktober: Pleburan 28 Derajat Celsius, Pudakpayung 25 Derajat
SEMARANG, JatengSatu.TOP – Cuaca Semarang hari ini, Jumat 2 Oktober 2026, mengawali pagi dengan kondisi cerah. Suhu di Pleburan tercatat 28 derajat Celsius, sedangkan Pudakpayung lebih sejuk dengan suhu 25 derajat Celsius.
Di Pleburan, kelembapan udara mencapai 72 persen. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 3,5 km/jam.
Sementara di Pudakpayung, kelembapan tercatat 78 persen dengan angin dari arah timur berkecepatan 2,9 km/jam.
Pleburan Tembus 35 Derajat Celsius
Suhu Pleburan diprakirakan naik cukup cepat setelah pagi. Pada pukul 07.00 WIB, suhu mencapai 30 derajat Celsius.
Memasuki pukul 10.00 WIB, suhu diprakirakan menyentuh 35 derajat Celsius. Suhu kemudian berada di 34 derajat Celsius pukul 13.00 WIB dan 32 derajat Celsius pukul 16.00 WIB.
Menjelang malam, suhu turun menjadi 30 derajat Celsius pukul 19.00 WIB dan 27 derajat Celsius pukul 22.00 WIB.
Kecepatan angin di Pleburan juga meningkat dari 3,5 km/jam pada pagi hari menjadi 7,6 km/jam pukul 10.00 WIB dan 11,7 km/jam pukul 13.00 WIB.
Pudakpayung Capai 33 Derajat Celsius
Di Pudakpayung, suhu pagi tercatat 25 derajat Celsius. Suhu naik menjadi 27 derajat Celsius pukul 07.00 WIB dan 32 derajat Celsius pukul 10.00 WIB.
Suhu tertinggi diprakirakan mencapai 33 derajat Celsius pukul 13.00 WIB.
Setelah itu, suhu turun menjadi 29 derajat Celsius pukul 16.00 WIB, 26 derajat Celsius pukul 19.00 WIB, dan 24 derajat Celsius pukul 22.00 WIB.
Angin di Pudakpayung mencapai 9,7 km/jam pukul 10.00 WIB dan 9,1 km/jam pukul 13.00 WIB.
Pleburan Lebih Panas
Perbedaan suhu pagi antara Pleburan dan Pudakpayung mencapai 3 derajat Celsius. Pleburan berada di 28 derajat Celsius, sementara Pudakpayung 25 derajat Celsius.
Pada puncak suhu, Pleburan diprakirakan mencapai 35 derajat Celsius, sedangkan Pudakpayung 33 derajat Celsius.
Untuk konteks cuaca Jawa Tengah, BMKG mencatat periode 2-5 Oktober 2026 perlu mewaspadai peningkatan hujan intensitas sedang di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Informasi tersebut merupakan prakiraan tingkat wilayah dan bukan prakiraan khusus Pleburan atau Pudakpayung.



