Peresmian Mushola Darul Hijrah Kawengen, Tarawih Tahun Depan Digelar di Sini
SEMARANG, JatengSatu.TOP – Mushola Darul Hijrah Kawengen resmi diresmikan pada Kamis (29/10/2026). Peresmian musala di Kampung Kawengen, Ungaran, Kabupaten Semarang ini digelar oleh Yayasan Darul Hijrah bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melalui tasyakuran sederhana yang dihadiri warga dan sejumlah tokoh.
Peresmian Mushola Darul Hijrah Kawengen menandai berakhirnya penantian panjang warga. Selama ini, mereka harus berjalan ke kampung sebelah atau menumpang di rumah tetangga untuk salat berjamaah. Anak-anak mengaji pun berpindah-pindah tempat, dari teras rumah hingga bawah pohon.
Hadir dalam acara itu Ketua BMH Perwakilan Jawa Tengah S. Abdul Karim, Diana selaku pewakif tanah, Pembina Yayasan Darul Hijrah Ust. Masrukin Ali Syafi’i, Ketua RW 01 Kasnin, Ketua RT 12 Fitriadi, Tokoh Agama Kuncoro, serta tokoh masyarakat Benu, Sukirno, dan Wan.
Berdirinya Mushola Darul Hijrah Kawengen merupakan buah sinergi berbagai pihak. BMH turut memberikan dukungan pendanaan agar pembangunan musala cepat selesai dan segera dimanfaatkan. Dukungan itu bagian dari komitmen BMH menghadirkan kemanfaatan dana kebaikan umat melalui program dakwah dan pembangunan sarana ibadah.
Ketua BMH Perwakilan Jawa Tengah S. Abdul Karim menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi. Terutama pewakif tanah, Yayasan Darul Hijrah, para donatur, serta masyarakat yang mendukung terwujudnya musala.
Bukan Sekadar Tempat Salat
Mushola Darul Hijrah Kawengen bukan sekadar bangunan tempat menunaikan salat. Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan menjadi ruang tumbuhnya aktivitas keagamaan, pendidikan Alquran, pembinaan generasi muda, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Mushola Darul Hijrah bukan sekadar bangunan tempat menunaikan salat. Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan menjadi ruang tumbuhnya aktivitas keagamaan, pendidikan Alquran, pembinaan generasi muda, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” kata Diana, perempuan yang mewakafkan tanahnya.
Abdul Karim menambahkan, BMH menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mengambil bagian dalam ikhtiar ini.
“BMH menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan sahabat kebaikan yang telah mengambil bagian dalam ikhtiar ini. Setiap dukungan yang diberikan menjadi amal jariyah yang insyaallah terus mengalir selama musala dimanfaatkan untuk beribadah dan menebarkan kebaikan,” pungkas Abdul Karim.
Kini, warga Kawengen punya tempat berkumpul. Tempat anak-anak belajar mengaji. Tempat ibu-ibu bertukar kabar. Tempat bapak-bapak mempererat silaturahmi. Dan yang paling mereka tunggu, tarawih tahun depan tak perlu lagi menumpang. Cukup melangkah ke Mushola Darul Hijrah Kawengen, di kampung sendiri.



