SEMARANG, JatengSatu.TOP – Di antara banyak jenis pohon yang dapat ditanam untuk penghijauan, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang menjatuhkan pilihan pada Sawo Kecik. Bagi masyarakat Jawa, pohon ini bukan sekadar tanaman peneduh, melainkan simbol kebaikan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Pemilihan Sawo Kecik menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar PLN Indonesia Power UBP Semarang pada 5 Juni 2026. Sebanyak 30 bibit pohon ditanam di area Pembangkit Blok 3 sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pengendalian perubahan iklim.
Sawo Kecik atau Manilkara kauki memiliki makna filosofis yang kuat dalam budaya Jawa. Nama pohon ini kerap dikaitkan dengan istilah sarwa becik yang berarti serba baik.
Filosofi tersebut mengandung harapan agar manusia selalu menghadirkan kebaikan dalam setiap tindakan, ucapan, maupun niat yang dimiliki. Karena itulah, Sawo Kecik sejak dahulu banyak ditanam di lingkungan keraton sebagai simbol kebijaksanaan dan keluhuran budi pekerti.
Pohon ini dapat dijumpai di kawasan Keraton Yogyakarta maupun Keraton Surakarta. Kehadirannya menjadi pengingat bahwa seorang pemimpin harus mampu memberikan teladan yang baik kepada masyarakat.
Nilai-nilai itulah yang dinilai masih relevan hingga saat ini, termasuk dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Bagi PLN Indonesia Power UBP Semarang, menanam pohon tidak hanya berkaitan dengan menambah ruang hijau, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan pesan tentang pentingnya merawat kehidupan dan masa depan bumi.
Kegiatan penanaman diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri atas jajaran manajemen, pegawai, dan Tenaga Alih Daya (TAD). Seluruh peserta terlibat dalam aksi gotong royong penghijauan setelah sebelumnya mengikuti senam pagi bersama.
Senior Manager Unit PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Flavianus Erwin Putranto, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi momentum untuk mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata.
“Tema ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’ atau #NowForClimate adalah pengingat bahwa setiap detik sangat berharga bagi masa depan bumi. Penanaman pohon Sawo Kecik di area pembangkit ini merupakan salah satu langkah nyata kami. Kami ingin menunjukkan bahwa di samping menjalankan tugas utama menyuplai listrik yang andal, PLN IP UBP Semarang juga bekerja keras menjaga keseimbangan ekosistem dan mereduksi emisi karbon,” tegas Erwin.
Selain menyimpan nilai budaya, Sawo Kecik juga memiliki manfaat ekologis. Pohon ini mampu memberikan keteduhan, membantu memperbaiki kualitas udara, serta menyerap karbon dioksida yang menjadi salah satu penyebab pemanasan global.
Keberadaan puluhan pohon baru tersebut diharapkan memperkuat kawasan hijau di sekitar pembangkit sekaligus mendukung program dekarbonisasi yang dijalankan perusahaan.
PLN Indonesia Power UBP Semarang berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Semangat menjaga lingkungan diharapkan tumbuh menjadi budaya kerja yang melibatkan seluruh insan perusahaan.
Sebagaimana filosofi sarwa becik yang terkandung dalam Sawo Kecik, setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini diharapkan membawa manfaat besar bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.




