BRT Trans Semarang 2026: Cek Rute, Tarif, Feeder dan Akses Stasiun

 

Panduan Transportasi Umum di Semarang 2026: Rute, Tarif, Halte, Kampus hingga Bus Wisata

SEMARANG, JatengSatu.TOP – Transportasi umum menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin bepergian di Kota Semarang tanpa menggunakan kendaraan pribadi. Jaringan BRT Trans Semarang pada 2026 mencakup sejumlah kawasan penting, mulai dari Mangkang, Ngaliyan, Mijen, Gunungpati, Banyumanik, Tembalang, pusat kota, hingga kawasan terminal dan stasiun.

Bagi mahasiswa, pekerja, wisatawan maupun pendatang yang baru tinggal di Semarang, mengetahui rute, tarif, titik transit dan jam layanan menjadi hal penting sebelum menggunakan transportasi umum.

Berdasarkan peta jaringan trayek resmi Dinas Perhubungan Kota Semarang, layanan Trans Semarang terdiri atas delapan koridor utama, empat feeder dan satu layanan malam. Dokumen tersebut juga mencatat 267 unit armada BRT yang terdiri atas bus besar, bus medium dan long elf.

BRT Trans Semarang 2026

BRT Trans Semarang merupakan moda transportasi massal berbasis jalan yang melayani angkutan penumpang umum di wilayah Kota Semarang. Definisi tersebut tercantum dalam Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 50 Tahun 2025 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Daerah pada Jasa Pelayanan BRT Trans Semarang.

Jaringan BRT tidak hanya menghubungkan kawasan pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah pinggiran dan kawasan pendidikan. Sejumlah koridor terhubung dengan terminal, stasiun kereta api, kampus, pusat pemerintahan, kawasan wisata dan berbagai kawasan permukiman.

Karena itu, penumpang dapat menggunakan kombinasi koridor utama dan feeder untuk mencapai lokasi yang tidak dilalui langsung oleh satu trayek.

Tarif Trans Semarang 2026

Tarif BRT Trans Semarang yang berlaku mengacu pada Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 50 Tahun 2025. Peraturan tersebut ditetapkan dan diundangkan pada 6 Oktober 2025 serta berstatus berlaku di JDIH Kota Semarang.

Berikut tarif yang ditetapkan:

KategoriTarif
Umum, pembayaran non-tunaiRp3.500
Umum, pembayaran tunaiRp4.000
Tarif khususRp1.000

Tarif khusus Rp1.000 berlaku bagi kelompok yang ditentukan dalam peraturan, yakni lanjut usia, veteran, mahasiswa bukan warga Kota Semarang, pelajar bukan warga Kota Semarang, pengguna KIA, anak berusia di bawah lima tahun dan penyandang disabilitas.

Dengan demikian, mahasiswa atau pelajar dari luar Kota Semarang tetap termasuk kelompok yang mendapatkan tarif khusus sesuai ketentuan tersebut.

Peraturan Wali Kota Nomor 50 Tahun 2025 sekaligus mencabut ketentuan tarif pada Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Perwal Nomor 17 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan Perwal Nomor 39 Tahun 2022.

Daftar Rute BRT Trans Semarang 2026

Koridor 1 Mangkang–Balaikota–Penggaron

Koridor 1 menghubungkan Terminal Mangkang dengan Terminal Penggaron melalui sejumlah kawasan utama Kota Semarang.

Dari Mangkang, bus melewati Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Walisongo, Jerakah, Krapyak, Siliwangi, Karangayu, Tugumuda, Imam Bonjol, kawasan Udinus, Jalan Pemuda dan Balaikota.

Perjalanan kemudian berlanjut melalui Pandanaran, Simpang Lima, Jalan Ahmad Yani, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Majapahit, Pedurungan hingga Terminal Penggaron. Dokumen Dishub mencatat jam layanan koridor ini pukul 05.30–17.45 WIB.

Koridor ini cocok diperhatikan oleh penumpang yang bepergian dari Semarang bagian barat menuju pusat kota maupun kawasan Pedurungan dan Penggaron.

Koridor 2 Terboyo–Balaikota–Sisemut Ungaran

Koridor 2 menghubungkan Terminal Terboyo dengan Terminal Sisemut Ungaran.

Rutenya melewati Kaligawe, Jalan Raden Patah, Dr Cipto, MT Haryono, Jalan Pemuda, Balaikota, Tugumuda, Dr Sutomo, Taman Diponegoro, Sultan Agung, Teuku Umar, Setiabudi dan kawasan Banyumanik sebelum menuju Ungaran.

Pada arah sebaliknya, rute dari Terminal Sisemut menuju Terboyo juga melewati kawasan Stasiun Tawang sebelum kembali ke Kaligawe dan Terminal Terboyo.

Jam layanan yang tercantum dalam dokumen Dishub adalah 05.30–17.45 WIB.

Koridor 3 Tanjung Mas–Simpang Lima–Akpol–Jatingaleh

Koridor 3 melayani kawasan utara hingga selatan Kota Semarang.

Rute ini mencakup kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, Stasiun Tawang, Jalan Ronggowarsito, Jalan Pengapon, MT Haryono, Dr Cipto, Peterongan, Java Mall, Tanah Putih, Dr Wahidin, Teuku Umar, Akpol, Jatingaleh, Taman Diponegoro, kawasan Pahlawan dan Simpang Lima.

Rute koridor juga mencakup kawasan Stasiun Poncol, Jalan Pemuda dan pusat kota. Dokumen Dishub mencatat jam layanan 05.30–17.45 WIB.

Bagi penumpang kereta api, koridor ini menjadi salah satu pilihan untuk menghubungkan Stasiun Tawang maupun Stasiun Poncol dengan berbagai kawasan di Semarang.

Koridor 4 Cangkiran–Balaikota–Stasiun Tawang

Koridor 4 menghubungkan wilayah Mijen dan Cangkiran dengan pusat kota hingga Stasiun Tawang.

Rute dari Terminal Cangkiran melewati kawasan Mijen, Jalan Raya Semarang-Boja, Ngaliyan, Jerakah, Krapyak, Siliwangi, Kalibanteng, Jalan Jenderal Sudirman, Karangayu, Tugumuda, Imam Bonjol, Balaikota, Pandanaran, Simpang Lima, Jalan Gajah Mada dan Jalan Pemuda sebelum menuju Stasiun Tawang.

Koridor ini menjadi pilihan bagi masyarakat dari kawasan Mijen dan Ngaliyan yang hendak menuju pusat kota maupun kawasan stasiun.

Koridor 5 Meteseh–Simpang Lima–Bandara Ahmad Yani–PRPP

Koridor 5 menghubungkan kawasan Meteseh dengan pusat kota dan kawasan Semarang Barat.

Dari Meteseh, rute melewati Ketileng, Kedungmundu, Tentara Pelajar, MT Haryono, Sriwijaya, Pahlawan, Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Balaikota, Tugumuda, Dr Sutomo, Kaligarang, Pamularsih, Kalibanteng dan Jalan Jenderal Sudirman.

Rute kemudian menuju kawasan PRPP dan Bandara Ahmad Yani.

Koridor ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat dari kawasan selatan dan timur yang hendak menuju kawasan barat kota maupun bandara.

Koridor 6 UNNES–Taman Diponegoro–Undip

Koridor 6 menjadi salah satu rute penting bagi mahasiswa karena menghubungkan kawasan UNNES dan Undip.

Rute dimulai dari UNNES di Sekaran, kemudian melewati Banaran, Menoreh, Pawiyatan Luhur, Karangrejo, Telaga Bodas, Semeru, Sultan Agung dan Taman Diponegoro. Perjalanan dilanjutkan menuju Sisingamangaraja, Teuku Umar, Setiabudi, Ngesrep Timur V, Jalan Prof Soedarto hingga Rumah Sakit Nasional Diponegoro dan kawasan Undip.

Dokumen Dishub mencatat jam layanan Koridor 6 mulai pukul 05.30 hingga 17.45 WIB dengan operasional 10 trip per hari.

Koridor 7 Terboyo–Woltermonginsidi–Soekarno Hatta–Balaikota

Koridor 7 menghubungkan kawasan timur Semarang dengan pusat kota.

Rute dimulai dari Terminal Terboyo kemudian melewati Genuk, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Citarum, Dr Cipto, MT Haryono, Jalan Agus Salim, Jalan Pemuda dan Balaikota.

Koridor ini juga melewati kawasan Stasiun Poncol sebelum kembali menuju kawasan timur melalui jaringan jalan yang sama.

Jam layanan yang tercantum dalam peta resmi adalah 05.30–17.45 WIB.

Koridor 8 Cangkiran–Gunungpati–Simpang Lima

Koridor 8 melayani kawasan Cangkiran, Gunungpati, Manyaran dan pusat kota.

Dari Terminal Cangkiran, rute melewati kawasan Gunungpati, Terminal Gunungpati, Jalan Untung Suropati, Abdul Rahman Saleh, Kalibanteng, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pemuda, Tugumuda dan Pandanaran hingga Simpang Lima.

Koridor ini memiliki jam layanan 05.30–17.30 WIB berdasarkan dokumen jaringan trayek Dishub.

Feeder Trans Semarang 2026

Selain koridor utama, Trans Semarang memiliki empat feeder. Layanan ini penting untuk menjangkau kawasan yang tidak dilewati langsung oleh koridor utama.

Feeder 1 Ngaliyan–Mijen–Madukoro–Suratmo

Feeder 1 melayani kawasan Ngaliyan dan sekitarnya, termasuk Kaliancar dan Mijen. Rutenya juga menjangkau kawasan Madukoro hingga Suratmo.

Jam layanan feeder ini tercatat pukul 05.30–17.45 WIB.

Feeder 2 Terboyo–Kaligawe–Tlogosari–Unimus–Rusunawa Kudu

Feeder 2 memiliki beberapa pola perjalanan dari Terminal Terboyo.

Layanannya menjangkau Tlogosari, kawasan UNIMUS serta Rusunawa Kudu. Rute tersebut membuat feeder ini relevan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan timur Semarang maupun mahasiswa yang menuju kawasan UNIMUS.

Feeder 3 Penggaron–Klipang–Durian Raya–Banyumanik

Feeder 3 menghubungkan Terminal Penggaron dengan kawasan Klipang, Ketileng, Banjarsari, Polines hingga Terminal Banyumanik.

Dalam rutenya terdapat titik transit di kawasan Kedungmundu dan Jalan Prof Soedarto Polines.

Layanan ini dapat menjadi pilihan bagi penumpang dari kawasan timur yang hendak menuju Banyumanik dan kawasan pendidikan di sekitar Tembalang.

Feeder 4 Gunungpati–Jatibarang–BSB–UNNES

Feeder 4 melayani kawasan Gunungpati dan memiliki beberapa pola perjalanan yang menjangkau Sekaran serta UNNES.

Rute lainnya menghubungkan Terminal Gunungpati dengan kawasan Jatibarang dan BSB. Jam layanan yang tercantum dalam dokumen Dishub adalah 05.30–17.30 WIB.

Layanan Malam Trans Semarang

Untuk masyarakat yang bepergian setelah layanan koridor reguler berakhir, jaringan resmi Dishub juga mencantumkan layanan malam.

Layanan malam tersebut memiliki rute Terminal Mangkang–Tugumuda–Simpang Lima. Jam operasional tercantum mulai pukul 17.30 hingga 23.00 WIB.

Rute ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang masih harus melakukan perjalanan dari kawasan Semarang Barat menuju pusat kota pada malam hari.

Halte dan Titik Transit Trans Semarang

Halte menjadi bagian penting dalam perjalanan menggunakan BRT Trans Semarang. Penumpang sebaiknya tidak hanya melihat nama koridor, tetapi juga memperhatikan titik transit ketika harus berpindah bus.

Dalam dokumen jaringan resmi Dishub, sejumlah titik transit yang disebut antara lain Imam Bonjol/Udinus, Balaikota, Simpang Lima, Taman Diponegoro dan kawasan Prof Soedarto/Polines.

Titik transit tersebut memungkinkan penumpang berpindah dari satu layanan menuju koridor atau feeder lain sesuai tujuan.

Karena pengaturan halte dan perjalanan dapat berubah akibat kegiatan kota maupun rekayasa lalu lintas, informasi terbaru dari Dishub tetap perlu diperiksa sebelum bepergian. Dishub Kota Semarang sendiri masih menerbitkan informasi penyesuaian layanan Trans Semarang selama 2026, termasuk perubahan rute akibat kegiatan tertentu.

Transportasi Umum ke Kampus di Semarang

Semarang memiliki sejumlah perguruan tinggi yang tersebar di berbagai kawasan. Karena itu, akses transportasi umum menuju kampus menjadi salah satu kebutuhan penting bagi mahasiswa.

Akses ke Undip

Untuk menuju kawasan Undip, salah satu layanan yang perlu diperhatikan adalah Koridor 6.

Koridor ini menghubungkan UNNES dengan kawasan Undip melalui Taman Diponegoro, Sultan Agung, Teuku Umar, Setiabudi, Ngesrep Timur V dan Jalan Prof Soedarto hingga RS Nasional Diponegoro.

Feeder 3 juga dapat menjadi pilihan bagi penumpang dari kawasan Penggaron, Klipang, Ketileng dan Banyumanik karena melewati kawasan Jalan Prof Soedarto serta titik transit Polines.

Akses ke UNNES

UNNES berada di kawasan Sekaran, Gunungpati. Koridor 6 memiliki rute langsung menuju UNNES, sedangkan Feeder 4 juga melayani kawasan Sekaran dan UNNES.

Mahasiswa yang tinggal di kawasan Gunungpati dapat mempertimbangkan kombinasi feeder dan koridor sesuai lokasi tempat tinggal.

Akses ke UNIMUS

Untuk menuju kawasan Universitas Muhammadiyah Semarang, Feeder 2 memiliki rute dari Terminal Terboyo menuju kawasan UNIMUS melalui sejumlah kawasan di Semarang Timur dan Selatan.

Akses Transportasi Umum ke Stasiun Tawang

Stasiun Tawang merupakan salah satu simpul penting perjalanan kereta api di Semarang.

Sejumlah layanan Trans Semarang memiliki akses menuju kawasan tersebut. Koridor 4 secara resmi menghubungkan Terminal Cangkiran dengan Stasiun Tawang. Koridor 2 juga memiliki rute yang melewati Stasiun Tawang pada perjalanan menuju Terminal Terboyo.

Koridor 3 juga memiliki jalur yang melewati Stasiun Tawang dalam perjalanan dari kawasan Pelabuhan Tanjung Mas dan pusat kota.

Akses ke Stasiun Poncol

Stasiun Poncol juga terhubung dengan jaringan Trans Semarang.

Koridor 3 melewati Stasiun Poncol, sedangkan Koridor 7 juga memiliki rute yang melewati kawasan stasiun tersebut. Koridor 4 dari arah Stasiun Tawang menuju Cangkiran juga melewati kawasan Stasiun Poncol.

Penumpang kereta dapat menyesuaikan koridor berdasarkan lokasi keberangkatan dan tujuan setelah keluar dari stasiun.

Akses ke Terminal

Terminal menjadi salah satu titik penting dalam jaringan Trans Semarang.

Terminal Mangkang terhubung dengan Koridor 1 dan layanan malam. Terminal Penggaron menjadi bagian dari Koridor 1 dan terhubung dengan Feeder 3. Terminal Terboyo menjadi bagian dari Koridor 2 dan 7 serta menjadi titik awal Feeder 2.

Di kawasan selatan, Terminal Banyumanik terhubung dengan Feeder 3. Sementara itu, Terminal Gunungpati dan Terminal Cangkiran terhubung dengan Koridor 8 serta Feeder 4.

Jaringan tersebut memungkinkan terminal berfungsi bukan hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga sebagai titik perpindahan antarlayanan.

Bus Wisata Semarang 2026

Selain BRT reguler, Kota Semarang juga memiliki layanan bus tingkat wisata yang dikelola Dinas Perhubungan.

Layanan ini menggunakan bus wisata Si Denok, Si Kenang dan Si Kuncung. Situs resmi Bus Wisata Kota Semarang menyediakan layanan pemesanan untuk penumpang perorangan maupun rombongan.

Untuk pemesanan personal, situs resmi mencantumkan ketentuan satu KTP berlaku untuk pemesanan dua orang dan layanan personal berlaku pada akhir pekan. Sementara pemesanan rombongan berlaku Senin-Jumat dengan persyaratan surat permohonan.

Jadwal yang saat ini tersedia di situs resmi menunjukkan keberangkatan pada Sabtu dan Minggu dengan pilihan pukul 08.00, 11.00 dan 14.00 WIB, tergantung tanggal dan ketersediaan kursi.

Karena jumlah kursi dapat berubah berdasarkan pemesanan, calon penumpang sebaiknya mengecek jadwal dan ketersediaan kursi melalui situs resmi sebelum datang.

Bus Wisata untuk Keliling Semarang

Bus wisata berbeda dengan BRT Trans Semarang karena tujuan utamanya adalah perjalanan wisata keliling kota.

Layanan bus tingkat tersebut dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin melihat sejumlah kawasan Kota Semarang tanpa harus menyusun perjalanan menggunakan beberapa koridor BRT.

Pemesanan dan jadwal sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi Bus Wisata Kota Semarang karena ketersediaan kursi dan jadwal keberangkatan dapat berubah.

Tips Naik Trans Semarang untuk Pendatang

Bagi pendatang yang baru pertama kali menggunakan transportasi umum di Semarang, langkah pertama adalah menentukan lokasi keberangkatan dan tujuan.

Setelah itu, lihat koridor yang melewati kedua kawasan tersebut. Jika tidak ada satu koridor yang langsung menghubungkan keduanya, penumpang dapat melihat titik transit dan kemungkinan melanjutkan perjalanan menggunakan koridor atau feeder lain.

Untuk mahasiswa, Koridor 6 dan Feeder 3 serta Feeder 4 perlu diperhatikan karena melayani sejumlah kawasan pendidikan di Semarang. Untuk perjalanan kereta, Koridor 2, 3 dan 4 memiliki akses ke Stasiun Tawang, sementara Koridor 3, 4 dan 7 memiliki akses ke Stasiun Poncol berdasarkan jaringan trayek resmi.

Sementara bagi wisatawan, kombinasi BRT dan bus wisata dapat disesuaikan dengan tujuan perjalanan. BRT lebih diarahkan sebagai angkutan umum reguler, sedangkan bus wisata digunakan untuk perjalanan wisata kota.

Cek Rute Sebelum Berangkat

Informasi transportasi umum perlu diperiksa kembali sebelum perjalanan karena layanan dapat mengalami penyesuaian.

Dishub Kota Semarang pada 2026 masih menerbitkan berbagai pemberitahuan mengenai penyesuaian layanan Trans Semarang, termasuk perubahan rute, layanan khusus dan pengalihan akibat kegiatan kota.

Karena itu, peta rute dan informasi resmi Dishub sebaiknya menjadi acuan utama, terutama jika perjalanan dilakukan pada saat ada acara besar, pekerjaan jalan atau rekayasa lalu lintas.

Dengan jaringan delapan koridor utama, empat feeder dan satu layanan malam, Trans Semarang menjadi salah satu pilihan transportasi umum yang dapat digunakan untuk menghubungkan kawasan permukiman, pusat kota, kampus, terminal dan stasiun.

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan transportasi umum di Semarang, memahami koridor dan titik transit sejak awal akan membuat perjalanan lebih mudah sekaligus membantu menentukan moda yang sesuai dengan tujuan.

Sumber

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *